KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS




Disusun Oleh :
Nama : Refa Arbi Muafa Hendrawan
NIM : 15.11.8868
Kelas : S1 TI 06

STMIK AMIKOM YOGYAKARTATAHUN AJARAN 2015/2016


Abstrak
Iklan Online adalah upaya pemasaran online dengan menampilkan sebuah situs web pada hasil pencarian search engine dengan cara berbayar. Iklan olnlin juga bias di gambarkan sebaga kegiatan memasang iklan untuk menawarkan produk atau jasa lewat dunia maya, yang tujuannya tidak lain adalah untuk meraih keuntungan dari kegiatan penjualan.

Isi
Dibawah ini ada beberapa contoh jenis-jenis iklan online:
1. Direct Advertising
Di mana pemasang iklan dan pemilik media berhubungan langsung dan menandatangani kontrak untuk menampilkan iklan atau inisiatif promosi lainnya.
Kelebihan direct advertising ini proses promosinya cepat.
Kekurangannya yaitu jarang orang yang berkunjung untuk membeli produk online.
Kaskus.
2. Self-service Advertising
Pendekatan iklan baru di mana materi iklan, penempatan iklan, tampilan serta teks dikerjakan sendiri oleh pemasang iklan melalui metode proses yang dilakukan sendiri di Online.
Kelebihan Self-service Advertising yaitu pemasang iklan sesuai dengan apa yang ti tampilkan di iklan dan arang tersebut merupakan barang dari prouknya sendiri
Kekurangan Self-service Advertising salahsatunya yaitu banyak barang yang hampir menyerupai barang yang di pasarkan sehingga orang bisa melihat sebelah mata.
flash shop.
3. Ad Networks
Sebuah jaringan (network) iklan yang menghubungkan dan memediasi antara pemasang iklan dengan pemilik situs web. Jaringan iklan seperti ini biasanya menargetkan kampanye-kampanye yang tidak mempunyai target audience khusus, tetapi mengincar sebesar mungkin orang yang melihat iklan dengan biaya sekecil mungkin
Kelebihannya yaitu biaya pemasangan iklan ini tergolong murah,
Kekurangannya yaitu tidak banyak orang mengenal dan jarang orang masuk kedalam situs tersebut.
4. Contextual Advertising
Iklan yang ditargetkan pada content. Iklan tidak ditampilkan secara random, tetapi telah dipilih oleh sistem secara otomatis sesuai dengan content yang relevan dengan iklan tersebut.

Kelebihannya yaitu banyak orang yang mengakses iklan ini dan iklan ini sangat menguntungkan bagi orang yang sudah terlibat dan karena iklan tersebut menjanjikan dengan keuntungan yang membuat calon konsumen tertarik untuk mencoba
Kekurangannya karena dipilih secara otomatis dan prosedur yang rumit
google

5. Twitter Advertising
Iklan yang berfungsi sebagai tweet dari pemasang iklan, yaitu iklan berbasis keyword yang pendek, yang didistribusikan kepada user yang membaca content yang sesuai dengan keyword yang dipilih.
Kelebihan Twitteradalah iklan yang disebarkan sangat cepa di respon oleh calon konsumen dan dengan adanya twiiter maka konsumen bisa mendapatkan iklan tersebut dimanapun dan kapanpun
Kekurangan yaitu banyak orang yang hanya memaca iklan tersebut dan tidak tergiur untuk mencobanya, dikarenakan kurangnya post gambar dan mengandalkan teks saja.
twittad

6. In-Text Advertising
Sistem in-text advertising secara otomatis menghubungkan kata-kata tertentu di dalam website dengan content iklan yang berhubungan.
Kelebihandengan cepat bisa d lihat oleh calon konsumen.
Kekurangan, kurangnya respon dari calon konsumen.

7. Video Advertising
Bentuk iklan yang ditargetkan pada content video. Berbagai format tersedia, termasuk iklan dinamis yang bisa tampil sebelum, setelah, ataupun selama tayangnya content video tertentu.

Kelebihan iklannya mudah di ingat karena sama seperti apa yang dipasarkan.
Kekurangan jenuh dengan surasi sehingga konsumen banyak mengabaikan

Referensi



KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS




Disusun Oleh :
Nama : Refa Arbi Muafa Hendrawan
NIM : 15.11.8868
Kelas : S1 TI 06

STMIK AMIKOM YOGYAKARTATAHUN AJARAN 2015/2016


Abstrak

Para Manajer diseluruh dunia pada abad ke 21 ini sedang menghadapi tantangan yang sangat berat , yaitu untuk mengoperasikan lingkungan bisnis yang terus berkembang , saling ketergantungan dan kompetitif. Siapa saja baik perusahaan nasional dan perusahaan multinasional yang ikut terjun dalam bisnis global harus menyesuaikan bisnis strateginya dan gaya manajemennya dengan tepat sesuai dengan tujuan negara dimana mereka akan melakukan operasinya, apakah itu merubah secara langsung semua kebijakan dan gaya bekerja perusahaan atau melalui semacam bentuk aliansi. Contoh konkret yang ada yaitu seperti yang dialami oleh perusahaan Finland yaitu Nokia. Tantangan yang sampai sekarang dihadapi oleh perusahaan multinasional tersebut termasuk dunia politik Negara yang tempat beroperasinya anak perusahaan, budaya, keamanan negara, dan perlindungan terhadap dunia teknologi. Selain itu kesempatan dan resiko dari pasar global terus meningkat membawa perusahaan-perusahaan yang masuk dalam dunia bisnis global untuk bekerja secara bersama dan beroperasi secara komunitas.

Isi

Lingkungan bisnis adalah segala sesuatu yang mempengaruhi aktivitas bisnis dalam suatu lembaga organisasi atau perusahaan. Faktor – factor yang mempengaruhi tersebut tidak hanya dalam perusahaan (intern), namun juga dari luar (ekstern).
Oleh karena itu, lingkungan bisnis diklasifikasikan menjadi 2 macam, yaitu  :
Lingkungan Internal
Segala sesuatu di dalam orgnisasi / perusahaan yang akan mempengaruhi organisasi / perusahaan tersebut.
Lingkungan Eksternal
Segala sesuatu di luar batas-batas organisasi/perusahaan yang mungkin mempengaruhi organisasi/perusahaan.
A. LINGKUNGAN INTERNAL
Lingkungan Internal dipengaruhi oleh beberapa factor, yaitu :
  • Tenaga kerja (Man)
  • Modal (Money)
  • Material / bahan baku (Material)
  • Peralatan/perlengkapan produksi (Machine)
  • Metode (Methods)

Lingkungan internal ini biasanya digunakan untuk menentukan Strength(kekuatan) perusahaan, dan juga mengetahui Weakness (kelemahan) perusahaan.
B. LINGKUNGAN EKSTERNAL
Lingkungan eksternal dibagi menjadi 2, yaitu :
  • Lingkungan Mikro, dimana perusahaan dapat melakukan aksi – reaksi terhadap faktor – faktor penentu Opportunty (peluang pasar) dan juga Threat (ancaman dari luar).

Faktor – faktor yang mempengaruhi :
  1. Pemerintah
  2. Pemegang saham
  3. (shareholders)
  4. Kreditor
  5. Pesaing
  6. Publik
  7. Perantara
  8. Pemasok
  9. Konsumen

  • Lingkungan Makro,dimana perusahaan hanya dapat merespon lingkungan di luar perusahaan.

Faktor – faktor yang mempengaruhi :
  1. Lingkungan ekonomi
  2. Lingkungan teknologi
  3. Lingkungan politik-hukum (pemerintahan)
  4. Lingkungan sosial kultur
  5. Lingkungan global
  6. Lingkungan bisnis
  7. Teknologi dan informasi

Referensi




Yogyakarta – Kawasan Tugu Pal Putih akan ditutup sementara pada tanggal 9 Maret 2016 pada pukul 06.00 sampai 08.30 WIB. Direncanakan pada hari itu akan diadakan nonton bareng fenomena langka yang terjadi di Yogyakarta yaitu gerhana matahari.
“Rencananya semua akses menuju Tugu akan ditutup karena kita akan mengadakan berbagai acara semisal olahraga bersama sebelum gerhana matahari mencapai puncak,” ujar Ketua Taman Pintar Yogyakarta, Yunianto Dwisutono kepada Tribun Jogja pada hari Minggu (28/2).
Acara itu merupakan kerjasama Taman Pintar dengan komunitas Penjelajah Langit, Pemkot Jogja, BMKG, dan BPBD dalam rangkaian acara “Jogja Melihat Gerhana“. Menurut Yunianto, acara ini bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melihat momen langka ini.
BMKG rencananya akan menampilkan secara langsung detik-detik kemunculan gerhana matahari yang akan ditampilkan pada videotron di Tugu Pal Putih.



KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS




Disusun Oleh :
Nama : Refa Arbi Muafa Hendrawan
NIM : 15.11.8868
Kelas : S1 - TI - 06


STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

TAHUN AJARAN 2015/2016

Abstrak

Di era yang modern ini dan serba teknologi yang canggih ini kita harus bisa menghadapi semua perubahan yang ada. Dalam mencari pekerjaan pun semakin sulit. Namun di era teknologi untuk mendapatkan uang akan dipermudah, sekarang sedang maraknya mencari uang melalui internet atau bisa disebut dunia maya yaitu dengan berbisnis online (E-Commerce). Banyak cara untuk melakukan bisnis online ini, mulai dari membuat blog, membuat toko online, dan sebagainya. Di Indonesia sendiri sudah banyak yang sukses dengan bisnis online dan maraup penghasilan mencapai puluhan juta rupiah dan mungkin lebih. Bisnis online (E-Commerce) ini begitu mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja kapan saja dan dimana saja, hanya dengan niat dan berusaha bekerja keras yang sungguh-sungguh dan disertai dengan do'a yang mampu menjadikan diri kita sukses dalam berbisnis online ini.

Isi

Masalah utama yang dihadapi para pemula (newbie) ketika ingin berbisnis online adalah bingung, ya mereka bingung harus memulai dari mana dan bisnis online mana yang harus dipilih ? apakah bisnis A, B atau C ?

Semua itu wajar, dulu waktu saya baru pertama mengenal Bisnis Online (masih pemula) juga sempat bingung dalam memulainya, namun syukurlah sekarang sudah menemukan bisnis online yang tepat untuk saya. Dan disini saya akan membagikan pengalaman saya dalam berbisnis online.
  1. Kenali bakat Anda

    Sebelum memulai bisnis online, tentu Anda harus mengetahui apa bakat Anda ?
    apakah Anda jago marketing / promosi ? jika iya maka bisnis online yang tepat untuk Anda adalah emnjadi Affiliate Amazon
    atau mungkin Anda sangat ahli desain ? silahkan coba jual hasil karya Anda di Shutterstock
    lebih jago mengedit video ? Videohive adalah tempat yang tepat untuk menjual karya Anda
    bisa membuat kerajinan tangan ? ingin bisnis tersebut go online, coba jual melalui toko online

    Intinya jangan memikirkan berapa pendapatan yang didapat, karena yang terpenting sekarang adalah mengembangkan bakat Anda, buat diri Anda pantas untuk dibayar mahal.
  2. Pilih bisnis online yang Tepat

    Seperti yang saya katakan diatas, bisnis online itu ada banyak sekali jenisnya, maka penting unuk Anda mengetahui kekurang dan kelebihan dari setiap bisnis online yang ada, dan berikut ulasan dari saya.
    • PTC (pay to click)

      Pay To Click atau PTC adalah bisnis online dengan sistem pembayaran per klik, jadi uang yang didapat berdasarkan banyaknya / jumlah klik yang kita peroleh.
    • PPC (pay per click)

      PPC mempunyai sistem kerja yang hampir sama dengan PTC, dan yang membedakannya hanyalah orang klik, dimana di dalam bisnis online PTC Anda lah orang klik, sementara di PPC orang lain lah yang harus klik.
    • PPD (pay per download)

      Tidak jauh berbeda dengan kedua bisnis online diatas, dan sesuai namanya PPD akan membayar Anda setiapada orang yang download, jadi tugas kita disini adalah upload file, selanjutnya menyuruh orang untuk download file yang kita upload.

  3. Belajar dari orang yang telah sukes
  4. Pelajari prospek bisnis online yang Anda pilih
  5. Action


Referensi